Optimalkan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih, Bawaslu Kabupaten Banjar Ikuti Sosialisasi Uji Petik
|
Bawaslu Kabupaten Banjar mengikuti kegiatan Penguatan Sosialisasi Pengisian Kuesioner Uji Petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (8/10/2026), pukul 14.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Banjar, Muhaimin, S.Ag., bersama Kasubbag Pengawasan serta staf pengawasan Bawaslu Kabupaten Banjar.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman jajaran pengawas Pemilu mengenai teknis pelaksanaan uji petik melalui pengisian kuesioner Daftar Pemilih Berkelanjutan. Dalam pembahasan, sejumlah hal menjadi perhatian, di antaranya penentuan desa prioritas, penerapan metode pengumpulan data, pemilihan responden, serta penyesuaian pelaksanaan kegiatan dengan kondisi dan aksesibilitas wilayah.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, turut dibahas berbagai kendala teknis yang berpotensi dihadapi di lapangan. Penentuan lokasi uji petik perlu mempertimbangkan potensi kerawanan, kemudahan akses, waktu, dan biaya, tanpa mengesampingkan wilayah yang memiliki potensi permasalahan. Selain itu, pengumpulan data juga perlu memperhatikan metode yang telah disampaikan serta kondisi faktual responden di lapangan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan jajaran pengawas dalam melaksanakan uji petik Daftar Pemilih Berkelanjutan secara terarah dan sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan.
Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Banjar diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Upaya ini penting untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih mendapatkan pengawasan yang memadai serta mendukung tersedianya data pemilih yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bawaslu Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus melaksanakan pengawasan secara profesional dan berkelanjutan guna menjaga kualitas data pemilih sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Salam Awas!