Wahyu Ajak Mahasiswa Mengoreksi dan Menyuarakan Suara-suara yang Terlupakan dalam Proses Demokrasi
|
Anggota Bawaslu Kabupaten Banjar sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, Wahyu, S.H., M.H. diundang menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Diskusi Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banjar di sebuah Hotel di Banjarbaru.(6/8/2025). Dalam acara tersebut hadir pula narasumber lainnya yakni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Ahmad Rizani Anshari.
Kegiatan Diskusi Politik dibuka langsung oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar, Ir. Rusydah. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 100 orang mahasiswa yang aktif sebagai pengurus organisasi mahasiswa dari 5 Perguruan Tinggi di Kabupaten Banjar.
Pada kesempatan ini, Wahyu menyampaikan materi tentang Peran Generasi Muda Dalam Dinamika Politik Dan Demokrasi Di Kabupaten Banjar. Ia menekankan bahwa pentingnya pendidikan politik bukan sekedar tahu siapa yang jadi menjadi calon dalam kontestasi pemilihan umum, tapi bagaimana kita memilih dengan sadar, berpikir kritis, dan menjaga demokrasi bersama. Ia juga memberikan semangat untuk generasi muda kedepan agar tidak hanya sekedar menjadi "penonton", melainkan juga sebagai "pemain demokrasi". Terlebih lagi bila dapat berperan serta dan aktif sebagai kader pengawas partisipatif dalam perhelatan pemilu akan datang.
Sebagai penutup, Wahyu mengingatkan bahwa pemuda adalah nyawa dari demokrasi, Dengan semangat keberanian dan kepeduliannya terhadap keadilan, pemuda bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga agar demokrasi, tidak hanya sekedar formalitas, tapi benar-benar berpihak pada rakyat. Ketika orang banyak apatis atau pragmatis, pemuda-lah yang hadir untuk mengingatkan, mengoreksi dan menyuarakan suara-suara yang terlupakan.