Lompat ke isi utama

Berita

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026

(P2P) Tahun 2026

Bawaslu Kabupaten Banjar mengikuti Rapat Koordinasi terkait pelaksanaan Rekrutmen Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting (22/04) oleh Bawaslu Provinsi Kalsel yang dalam hal ini diprakarsai oleh Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota khususnya divisi P2H sebagai upaya menyamakan persepsi serta memastikan kesiapan pelaksanaan program di masing-masing daerah.

Dalam rapat koordinasi tersebut, disampaikan bahwa proses rekrutmen P2P Tahun 2026 akan dilaksanakan secara serentak dan terbuka hingga batas akhir pendaftaran pada 30 April 2026. Setiap Bawaslu Kabupaten/Kota ditargetkan untuk merekrut kurang lebih 20 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti mahasiswa, pelajar, komunitas, serta organisasi kepemudaan.

Rapat ini juga membahas strategi pelaksanaan rekrutmen yang efektif, mulai dari metode sosialisasi, mekanisme pendaftaran, hingga tahapan seleksi peserta. Anggota Bawaslu Provinsi Kalsel, Thessa Aji Budiono menekankan pentingnya menjaring peserta yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap pengawasan pemilu, sehingga dapat berperan aktif dalam mendukung pengawasan partisipatif di wilayah masing-masing.

Selain itu, dalam rapat tersebut disampaikan bahwa program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman kepemiluan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mengidentifikasi dan melaporkan potensi pelanggaran pemilu secara tepat dan bertanggung jawab.

Melalui hasil rapat koordinasi ini, Bawaslu Kabupaten/Kota diharapkan dapat segera menindaklanjuti pelaksanaan rekrutmen di daerah masing-masing sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Dengan keterlibatan aktif masyarakat melalui program P2P Tahun 2026, diharapkan kualitas pengawasan pemilu semakin meningkat serta mampu mendorong terwujudnya demokrasi yang berintegritas.