Kepala Sekretariat dan Staf Bawaslu Kabupaten Banjar Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Bawaslu Provinsi Kalsel
|
Melalui Zoom Meeting, Bawaslu Kabupaten Banjar dalam hal diwakili oleh Kepala Sekretariat dan Staf masing-masing divisi mengikuti Rapat Koordinasi Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan dengan Kepala Sekretariat/Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Kalimantan Selatan (27/01).
Secara umum, rapat ini menekankan pentingnya percepatan penyelesaian Coretax dan LHKPN karena berdampak langsung pada kelembagaan. Bawaslu Provinsi Kalsel membuka ruang pendampingan bagi kabupaten/kota yang mengalami kendala, serta mengingatkan agar permasalahan administrasi, termasuk kependudukan di Capil, segera dituntaskan.
Dari sisi SDM dan kepegawaian, CPNS diminta untuk siap diberdayakan melalui penugasan strategis (PPSPM, bendahara, dan tugas lain) serta diikutkan dalam berbagai diklat tanpa menolak penugasan. Pengisian jabatan diutamakan dari internal SDM Bawaslu, dengan kemungkinan dari luar apabila tidak tersedia. Moratorium mutasi PNS mulai 16 Januari 2026 ditegaskan, sementara usulan jabatan fungsional diminta segera didata oleh Bawaslu kabupaten/kota.
Dalam hal koordinasi dan tata kelola, disepakati pelaksanaan Rapat koordinasi Provinsi–Kabupaten/Kota setiap hari Jumat, sementara koordinasi dengan Bawaslu RI dilakukan melalui Provinsi setiap hari Senin. Jadwal rapat internal sekretariat diserahkan kepada masing-masing daerah. Beberapa proses administrasi keuangan, seperti TUP dan perubahan pejabat pengelola keuangan, perlu segera dikonfirmasi dan ditindaklanjuti.
Pada rapat ini juga dibahas terkait sarana dan prasarana, pembahasan berfokus pada rencana hibah dan pemanfaatan aset untuk kantor Bawaslu, termasuk standar luas tanah hibah dari Bawaslu RI dan tindak lanjut koordinasi dengan bidang aset pemerintah daerah. Sejumlah daerah masih dalam tahap dokumentasi, audiensi, atau penelusuran opsi aset alternatif.
Selain itu, Program Jumat Sehati secara umum telah dan terus dilaksanakan di hampir seluruh Bawaslu kabupaten/kota dengan berbagai bentuk kegiatan (olahraga, bersih-bersih, tausiah), dan diharapkan tetap berjalan sebagai upaya menjaga kesehatan, kebersamaan, dan penguatan internal kelembagaan.
Keseluruhan paparan mencerminkan fokus pada penguatan kepatuhan administrasi, optimalisasi SDM, koordinasi berjenjang, serta penyiapan sarana pendukung kelembagaan di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota.