Lompat ke isi utama

Berita

IKP Pilkada 2020 Ditengah Pandemi

IKP Pilkada 2020 Ditengah Pandemi
\n

Senin, 15 Juni 2020 Bawaslu Kabupaten Banjar bersama dengan Bawaslu Provinsi Kalsel dan Bawaslu 13 Kab/Kota se Provinsi Kalsel mengikuti Rapat Daring Sosialisasi Framework IKP Pilkada 2020 yang diadakan oleh Bawaslu RI.

\n\n\n\n

Dalam Sosialisasi ini di hadiri oleh Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, S.Th.I, M.Si. selaku Kordiv. Pengawasan dan Sosialisasi serta Kabag ATP3, Kasubbag APP wilayah II dan Tim Asistensi Bawaslu RI.

\n\n\n\n

Dalam kegiatan Sosialisasi Framework IKP Pilkada 2020 ini terdapat beberapa pembahasan diantaranya mengenai upaya pemetaan yang komprehensif serta potensi pelanggaran dan kerawanan dalam Penyelenggaraan Pilkada 2020 ditengah Pandemi Virus Covid-19.

\n\n\n\n

Bapak Mochammad Afifuddin, S.Th.I, M.Si. menyampaika Data IKP tersebut sebagai data di masa lalu untuk jadi tolak ukur data di masa depan.

\n\n\n\n

Subbag App Wilayah II Bapak Bre Ikrajendra juga menyampaikan update IKP dilakukan untuk menilai kerawanan, yang di nilai ada atau tidaknya kerawanan di daerah tersebut. Kata Bapak Ilham yang membidangi bagian ATP3 menyebutkan ada 371 indikator untuk Kab/Kota. Dilakukan pemetaan untuk mengaplikasikan kedalam program kerja dan rencana tindakan yang sesuai kondisi tingkat bencana dan kebutuhan.

\n\n\n\n

Cak Masykur Tenaga Ahli Bawaslu RI Divisi Pengawasan dan Sosialisasi menyebutkan untuk di Kalsel Kasus Covid 19 trennya Naik. Sebagian besar dari segi umur yang Positif 31 - 45 Tahun dan yang meninggal umur 46 - 59 Tahun. Bawaslu memerlukan Pemetaan serta harus mengetahui Pekerjaan dan Protokol Kesehatan yang dilakuakan KPU.

\n"